|
Ayah, Terima Kasih atas Ridhamu |
|
|
|
|
Written by Hikmah
|
|
Thursday, 29 October 2009 |
|
“Pokoknya kamu tidak ayah izinkan pake jilbab gede’, jilbabnya segitu saja sudah cukup, sudah syar’i” kata ayahku untuk kesekian kalinya padaku. Semenjak aku utarakan niatku pake jilbab gede, ayah selalu selalu saja mengucapkan kata-kata tadi tiap ada kesempatan. Kadang aku diam saja, kadang aku berkata “ gak ayah, aku tetep pengen pake…”
|
|
Read more...
|
|
|
Terkadang Keberhasilan Diawali Dengan Kesalahan |
|
|
|
|
Written by Rizki Aji
|
|
Monday, 08 June 2009 |
|
Bila engkau tak menanam dan engkau melihat orang yang mengetam, Maka engkau meneysal karena menyia-nyiakan masa menanam. (Khalid bin Mi’dan) Namanya adalah Sibawaih, siapapun yang pernah mendalami ilmu Bahasa Arab dengan mendalam pasti akan tahu persis dengan nama ini. Ya, seorang Imam dalam bidang Nahwu dan pakar dalam kesusasteraan Arab. Namun tahukah, bahwasanya ia menjadi mumpuni dalam bidangnya karena berawal dari kesalahan. Kesalahan yang mengantarkan ia menjadi seorang terkenal dan menjadi hebat dalam bidangnya.
|
|
Read more...
|
|
|
Menjadi Hebat, Menuai Manfaat |
|
|
|
|
Written by Rizki Aji
|
|
Monday, 11 May 2009 |
|
Tentunya kita pernah mendengar soal cerita kehebatan, betapa banyak kita menyaksikan kehebatan di kehidupan kita yang silih berganti datang tanpa henti. Setiap kehebatan terkadang membuat kita menjadi terkejut tanpa pernah menyadari bahwasanya kita pun pernah mengalami sebuah kehebatan. Hebat adalah sebuah kata yang mudah dipahami, namun budayanya adalah setiap kali kata tersebut mudah dipahami, maka setiap kali itu pula hal demikian tak terdefinisi. Rumusan bakunya ialah keumuman apa yang biasa terlontarkan soal hebat dan kehebatan ini.
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Rizki Aji
|
|
Monday, 11 May 2009 |
|
Hari-hari ini nyatanya bukan hanya sekedar usaha saja sebagai sebuah pemenuh kepuasan, hari-hari ini bukan saja sebuah doa menjadi perubah segala keadaan tertentu menjadi tentu, tetapi hari-hari ini adalah hari dimana seseorang membuat penahan atas dirinya tanpa tergesa dalam mencapai apa yang dimau. Tiap detak perjalanan menyibakkan sebuah penantian untuk sebuah pencapaian atas hasil pencitaan. Ada kekuatan besar sejatinya dibalik nilai-nilai penantian. Penantian yang tentunya memiliki sebuah usaha untuk menggapainya. Bukan sekedar penantian tanpa batasan waktu jelas, ataukah penantian yang semakin membebankan, atau pun penantian dengan api emosi terpendam. Penantian adalah sebuah keindahan. Bukankah tidak semua hal yang diinginkan pun terkadang membuat seseorang menunggu hasilnya. Dan Allah sebagai Maha Pemberi pastinya mengetahui kapan waktu hasil tersebut mesti diberikan kepada hambanya. Dan Allah pun Maha Melihat dari tiap usaha hambanya. Penantian dari sebuah usaha agar mendapatkan hasil yang paripurna. Bukankah pula ada memang mereka-mereka yang mencintai dan serius menikmati indahnya
|
|
Last Updated ( Monday, 11 May 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Rizki Aji
|
|
Wednesday, 15 April 2009 |
|
Ada banyak ragam yang mengiringi sebuah cinta. Semua tahu bahwasanya cinta ialah pesona tanpa batas henti yang terus ada. Cinta pula membuat segalanya lebih indah dan berwarna. Segala seseuatu dengan ekspresi keindahan serta penuh penghayatan akan menghasilkan sebuah keselarasan dalam bingkai keserasian. Setiap orang paham arti cinta sekalipun tiap orang memiliki definisi yang berbeda-beda soal cinta. Sebab seorang alim mengatakan, “Cinta tidak bisa didefinisikan dengan jelas, bahkan bila didefinisikan tidak menghasilkan (sesuatu) melainkan menambah kabur dan tidak jelas, (berarti) definisinya adalah adanya cinta itu sendiri.” (Madarijus Salikin, 3/9)
|
|
Read more...
|
|
|
|