Sobat Muda

NOTE: To use the advanced features of this site you need javascript turned on.

Home arrow si Kecil

Pengumuman

  • Diperbolehkan bagi temen-temen untuk mengutip seluruh isi artikel di dalam situs ini untuk tujuan kebaikan dan WAJIB untuk mencantumkan NAMA PENULIS dan SUMBERNYA.
  • Bagi yang mengisi comment ataupun guestbook, diharuskan mencantumkan nama dan identitas. Jika tidak maka comment kamu akan saya delete tanpa konfirmasi.
  • Bagi yang mengisi comment ataupun guestbook, cukup mengisi sekali saja. Karena setiap comment harus dimoderasi, jadi nggak ditampilkan terlebih dahulu.
  • Buat teman-teman yang ingin buat blog sendiri, kami juga menawarkan Hosting Gratis. So, buat yang pengen apply, silahkan pelajari lebih lanjut dengan membuka menu : Hosting Gratis pada menu di atas/

Mutiara 'Ilmu

Dari Asad, dia berkata: "Jika Syadad bin Aus akan merebahkan tubuhnya diatas pembaringan, maka tingkahnya seperti sebutir biji yang diletakkan diatas wajan penggorengan. Dia berkata: 'Ya Allah, seseungguhnya bayangan neraka membuatku susah tidur.' Akhirnya ia kembali bangkit dari tempat tidur untuk kemudian mengerjakan shalat sunnah." (Shifatush Shafwah I/709)
 
si Kecil
Lihat Ibu, Betapa Pintarnya Aku PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Written by Ummu Abdillah   
Friday, 02 October 2009
Yang namanya bayi itu emang makhluk ajaib yaaa?
Subhanalloh, makhluk semungil itu bisa melakukan banyak sekali hal.
Mulai ketika ditiupkan ruh oleh ALLOH..bergerak halus……menendang.. dan berputar di ruang mungil itu. Ruang penuh cinta dan ketentraman, rahim namanya.
Ketika lahir ke dunia dia pun sudah memulai menunjukan kepintarnnya. .

Pertama, dia akan menangis.  Menakjubkan! Inilah pertama kalinya kita menangis didunia! Mengeluarkan suara pertama kalinya….
Kadang suka berfikir, lucu sekali ya suara dede bayi itu. Punya nada dan irama yang sama…oaakkk..oooaakkk… walupun dengan amplitudo yang berbeda.
Menangis secara spontan, juga akan menunjukan bahwa si dede dalam keadaan normal. Dengan menangis, paru-parunya  akan mengembang  dan selanjutnya menjalankan fungsi secara normal. Menangis merupakan salah satu pemeriksaan penting pada bayi baru lahir. Menangis masuk dalam APGAR score.
Last Updated ( Thursday, 29 October 2009 )
Read more...
 
Apakah Ibuku Seorang Pembantu? PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Written by Rizki Aji   
Thursday, 03 July 2008

  Tidak akan ada lagi yang menyangkal bahwasanya madrasah pertama bagi seorang anak adalah dirumahnya. Dan kunci pendidikan tersebut selayaknya dipegang silabus panduannya oleh seorang ibu. Namun sungguh disaat seruan emansipasi dan gender bertiup kencang menyusul tajamnya arus demokrasi yang diikuti reformasi. Maka seakan semua itu sirna ditelan masa.

Read more...
 
Jangan Asal Kasih Nama...!! PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Written by Rizki Aji   
Friday, 18 April 2008
 
Udah gak jadi sesuatu yang basi lagi kalo fenomena sekarang banyak orang punya nama aneh-aneh. Hal ini disebabkan mungkin dulu orang tuanya punya semangat tinggi agar nanti si anak punya nama yang ‘dirasa’ atau ‘dianggap’ bagus dan mengikuti perkembangan jaman, juga sekaligus enak didenger sekaligus trendi. Para ortu memberikan nama anak di jaman kini pun lebih heboh lagi, yang awalnya mungkin manusia dahulu gak terpikirkan ngasih nama anak dengan kalimat, sekarang justru malah merebak dimana-mana. Orang-orang bilang namanya punya ‘taste’ tersendiri, juga menyimbolkan bahwa kesan pertama yang terlintas ia berasal dari keluarga yang terpuji dikarenakan namanya yang punya arti dalam dan makna yang dahsyat walaupun gak sedikit juga yang tau kalo nama-nama itu diambil asal copy paste dari buku-buku yang marak menyajikan nama-nama indah buat si anak.

Last Updated ( Wednesday, 23 April 2008 )
Read more...
 
Jangan Sesali Kehadirannya PDF Print E-mail
User Rating: / 1
Written by M. Bahron   
Friday, 18 April 2008
 
Di masa jahiliyah, memperoleh atau melahirkan anak perempuan merupakan aib atau sesuatu yang sangat memalukan, padahal Allah ta’ala mencela perbuatan orang-orang jahiliyah itu melalui firman-Nya, “Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)?. Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.” (QS. an-Nahl : 58-59)

Last Updated ( Wednesday, 23 April 2008 )
Read more...
 
Dan Rabbmu, Agungkanlah...!!! PDF Print E-mail
User Rating: / 1
Written by Andita SB   
Monday, 24 March 2008

 

Di masjid Khaif, Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri ketika itu. Tempatnya di Mina. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memandang ribuan jama’ah yang datang untuk berhaji. Kemudian lisannya yang tidak pernah berdusta itu menyebutkan pujian kepada Allah, lalu memulai khutbahnya.

“Wahai manusia,” sabda Rasulullah, “Dengarkan penjelasanku baik-baik, karena aku tidak tahu apakah aku masih berjumpa lagi dengan kalian di tempat ini pada tahun yang akan datang.”

Bergetar suara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika mengucapkan kalimat itu. Ada isyarat perpisahan yang membuat para shahabat tak kuasa menahan air matanya. Mereka menangis. Mereka tak sanggup menahan kesedihan. Rasanya, tak lama lagi sahabat terbaik dan Nabi yang penuh kemuliaan itu akan pergi menghadap Allah ‘azza wa jalla. Karena itu, siapapun yang peka hatinya akan terisak disertai linangan air mata.

Last Updated ( Wednesday, 23 April 2008 )
Read more...