|
Written by Aulia Abu Hanif
|
|
Tuesday, 12 August 2008 |
|
Tak dapat dipungkiri lagi, pada era globalisasi dan modernisasi ini sebagian besar dari ummat manusia tidak bisa lepas dari derasnya cabangan arus dua hal tersebut. Salah satu produk dari modernisasi adalah jaringan global bernama internet. Ya, sekarang siapa sih yang gak kenal dengan makhluk yang satu ini, bahkan dalam sebuah iklan layanan masyarakat ,pemerintah mulai menggembar-gemborkan program internet masuk sekolah, sampai kepelosok desa, tak lain dengan tujuan agar masyarakat kita “melek dunia”. Sekarang, sangatlah mudah bagi kita untuk menikmati jaringan internet. Yang berbayar, dari mulai warnet, berlangganan pada ISP, berlangganan pada provider kartu seluler, hingga cukup memanfaatkan hape sebagai sarana browsing. Yang 100% gratis, dari mulai layanan hotspot di kampus-kampus, cafe, mall, sampai akses internet pedesaan yang berasal dari bantuan luar negeri.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 13 August 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Biarkan Kain Ini Menjulur pada Tubuhku.. |
|
|
|
|
Written by Fathimah Ummu Abdillah
|
|
Friday, 08 August 2008 |
|
Bismillahirrohamirrohim. “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin ; Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, maka karena itu mereka tidak diganggu. Dan ALLOH adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang...” (QS Al Ahzab : 59) Mungkin firman Alloh ‘Aza Wa Jalla diatas sudah tidak asing lagi ditelinga kaum muslimin pada umumnya dan maum muslimah pada khususnya. Ayatullah yang merupakan ayatul hijab, adalah merupakan seruan dan perintah Alloh kepada kaum muslimah untuk bersegera ‘datang’ guna memenuhi seruan Alloh tersebut yakni perintah berhijab guna menutup aurat. Hijab itu sendiri sebenarnya merupakan simbol “kemerdekaan” bagi seorang muslimah. Dengan hijab dia bisa menunjukan jati dirinya. Dengan berhijab dia bisa menjaga kehormatanya. Dan dengan hijab dia bisa menjaga dirinya dari kobaran api neraka...
|
|
Last Updated ( Sunday, 10 August 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Andita SB
|
|
Monday, 19 May 2008 |
|
“Ini nggak boleh, itu nggak boleh, serba nggak bebas,” keluh seorang komunitas perempuan yang aktif menjajakan gagasan persamaan gender. Seolah-olah Islam dianggap sebagai pengekang kebebasan manusia. Benarkah ini merupakan sinyalemen bahwa kebanyakan perempuan Islam belum mengenal ajarannya sendiri? Mungkinkah karena literatur dan pendidikan mereka lebih berorientasi ke Barat daripada Islam sehinggi mereka walaupun Islam tidak mengenal agamanya sendiri? “Bisa jadi,” akta seorang ustadz yang aktif memberi ta’lim di beberapa tempat. Lucunya lagi, ketika pegangan agama yang tidak kuat dan tidak tahu membedakan mana yang halal dan mana yang haram, dilabeli dengan kuno, buritan, atau istilah lainnya saat segelintir orang mencoba memahami agama dengan benar.
|
|
Last Updated ( Thursday, 12 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Ukhti, Tempatmu di Rumah Bukan di Bunderan Hotel Indonesia |
|
|
|
|
Written by Rizki Aji
|
|
Wednesday, 02 April 2008 |
|
Tulisan ini bukan dibuat untuk mengkritisi beberapa gerakan islam yang seringkali mengerahkan kekuatan para wanitanya (baca : para akhowat / al-mar’ah) untuk berdemonstrasi turun ke jalan, tulisan ini bukan pula dibuat untuk mengatakan berarti seorang wanita tidak boleh bepergian ke manapun, tulisan ini bukanlah berkecimpung ke dalam wawasan fiqh walaupun nantinya anda menemuinya, tetapi tulisan ini hanya menuliskan untuk kita bersama berintrospeksi sudah benarkah yang kita lakukan selama ini dalam memahami islam yang bersama kita akui bahwa islam adalah ad-din yang mulia ” Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam….” (QS. Ali Imran : 19) dan “Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.(QS. Ali Imran : 85).
|
|
Last Updated ( Thursday, 03 April 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Kau Akan Semakin Terjaga... |
|
|
|
|
Written by Rizki Aji
|
|
Thursday, 27 March 2008 |
|
Bismillahirohmanirrohim.. Dari Redaksi Bukan barang baru lagi jika fitnah kini melanda banyak bangsa. Fitnah itu datang dari segala penjuru arah mata angin. Banyak yang akhirnya terlena dan tak sedikit pula yang jatuh berguguran dihempas fitnah multiguna. Tak pelak salah satu fitnah yang hebat itu adalah fitnah wanita sebagaimana Rasulullah shalallahu ‘alayhi wa sallam pernah bersabda bahwa fitnah terbesar adalah wanita, “Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada fitnahnya wanita.” (Shahih, HR. Bukhari dan Muslim).
|
|
Last Updated ( Wednesday, 23 April 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
|