|
Written by Rizki Aji
|
|
Tuesday, 06 May 2008 |
|
Jangan berfikir bahwa menjadi selebritis itu enak!, justru lebih banyak gak enaknya dibandingin enaknya. Jika kita melihat bahwa menjadi seleb itu penuh dengan kecukupan atas segala hal, eiiitss tunggu dulu... pandangan seperti ini mesti ditinjau ulang lagi. Karena bukan adanya sebuah istilah atau ungkapan seleb juga manusia tapi lebih dari itu. Dan kamu mesti tw kalo yang enak-enak itu belum tentu benar melainkan hanya sekedar pembenaran.
|
|
Last Updated ( Tuesday, 06 May 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Rizki Aji
|
|
Friday, 25 April 2008 |
|
Dimanapun anda berada dalam belahan bumi Indonesia, udah bukan jadi barang tabu lagi dengan ucapan nongkrong, sebenernya ada banyak istilah yang mengiringi pengucapan nongkrong. Bisa jadi disebut kongkow, bisa juga disebut macem-macem istilah lainnya coz ga ada standar baku yang mengatur ucapan hal ini.
|
|
Last Updated ( Friday, 25 April 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Andita SB
|
|
Friday, 18 April 2008 |
|
Cewek favorit, begitu judul artikel di sebuah majalah remaja ibukota. Isinya, laporan tentang remaja yang banyak disenangi laki-laki di sekolahnya. Cirinya sama, cantik, modis, dan biasa berlengggak-lenggok di atas catwalk.
Pembahasannya pun tak jauh dari seputar perawatan tubuh, perlengkapan mandi, tipe cowok yang disenangi, dan syarat yang harus dimiliki seorang cowok untuk mendekati mereka. Dengan semua itu, mereka baru layak disebut cewek favorit dan remaja masa kini.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 23 April 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Jangan Sampai Dibunuh Oleh Televisi |
|
|
|
|
Written by Rizki Aji
|
|
Wednesday, 02 April 2008 |
|

Seiring dengan majunya peradaban dunia dan dinamika kehidupan penduduk bumi yang cenderung vertikal, tak jarang menimbulkan banyak gejolak kehidupan sosial. Permasalahan sosial selalu timbul setiap saat dikarenakan sangat cepatnya arus globalisasi. Majunya dan berkembangnya peradaban dunia juga mempengaruhi alat pendukungnya yaitu tekhnologi. Dinegara dunia ketiga arus perkembangan tekhnologi selalu terjadi terus-menerus. Terlebih dinegara seperti Indonesia yang cenderung lebih konsumtif di bandingkan dengan negara yang telah maju sebelumnya, dari mulai perkembangan media massa berupa media cetak maupun media elektronik, juga mempengaruhi media individu seperti gadget elektronik terbaru semisal fasilitas content dari sebuah handphone.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 23 April 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Andita SB
|
|
Monday, 24 March 2008 |
|
“Tiba-tiba lelaki yang ku kenal baik berubah menjadi buas, aku pun tak berdaya untuk melawan dan… akhirnya kesucianku terenggut.!!!”
Begitu kutipan dan penggalan pengalaman, sebut saja Bunga, yang hancur masa depannya seoerti dilansir sebuah harian ibukota. Sedih, pastinya begitu. Betapa tidak, kesucian yang dijaga sejak lama yang hanya akan dipersembahkan kepada lelaki yang sudah sah sebagai suami, kini pecah dalam beberapa saat.
Bunga tak sendiri. Masih banyak Bunga-Bunga lain yang ‘madunya sudah dihisap oleh kumbang jantan’. Ada yang frustasi, tak sedikit pula yang ‘menjual’ diri karena kecewa dengan perlakuan pacar yang tak bertanggung jawab. Seperti yang dialami oleh Kembang (21), sebut saja begitu, seorang mahasiswi di kota kembang yang menjadi pramunikmat di sebuah diskotik. Dara yang berasal dari keluarga berada ini mengaku memberikan kegadisannya kepada lelaki yang ia anggap baik dan berjanji menikahinya. “Karena aku sangat mencintainya, akupun memberikan ‘segalanya’ pada dia, karena janjinya akan menikahiku”, ungkapnya getir.
|
|
Last Updated ( Thursday, 12 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|