|
Written by Marthias Al Fathin
|
|
Thursday, 19 March 2009 |
|
Buat komporin aja nih yang belum juga putus sama “pacar”nya, santai aja lagi kalo “pacaran” cuma buat seneng-seneng doang. Waduh kalo udah kata seneng-seneng doing yang keluar mestinya kamu yang berjenis kelamin cewek jangan mau coz, kalian yang dijadikan “objek” untuk kesenangan para kaum adam. Dan para cowok kaya ga ada “maenan” lain apa? Secara sekarang banyak mainan yang lebih menantang disbanding sekedar menaklukkan si betina dengan rayuan gombal basah.
|
|
Last Updated ( Friday, 20 March 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
Emang Salah Handphonenya! |
|
|
|
|
Written by Rizki Aji
|
|
Sunday, 08 June 2008 |
|
Gak usah ribet-ribet membicarakan perkembangan tekhnologi akhir-akhir ini, karena dengan sendirinya tanpa sebuah presentasi pun tekhnologi dapat mudah digunakan dan disalahgunakan. Itu sebuah kebenaran yang sudah dilakukan pembenaran. Sehingga siapapun vendor pemilik hak paten gadget suatu alat sangat dengan mudah memasarkan produknya didalam negeri pertiwi ini. Handphone sebagai salah satu tekhnologi mutakhir yang senantiasa berevolusi mengikuti perkembangan kebutuhan para pemakai dan pengguna, belakangan menjadi semakin menggila. Tak pernah sebelumnya terpikirkan akan dapat melihat acara televisi dimanapun kita berada, well guys, sekarang menjadi ada. Bukan sulap bukan sihir, bukan magic dan juga musyrik.
|
|
Last Updated ( Tuesday, 10 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Rizki Aji
|
|
Monday, 02 June 2008 |
|
Lihatlah di kota besar ketika malam libur tiba, para pemuda-pemudi asyik mengelilingi jalan raya sembari berpeluk mesra diatas tunggangan istimewa sang pria. Tak dapat dipungkiri lagi bahwa tunggangan istimewa tersebut kini mudah didapat, bayangkan hanya dengan dana Rp. 200.000 seseorang telah dapat membawa pulang motor kedalam rumahnya.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 04 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Ayah, Bunda... Ijinkan Aku Menikah |
|
|
|
|
Written by Fathimah az-Zukhrufia
|
|
Tuesday, 20 May 2008 |
“Ketika hati ini telah jatuh dalam lembah bernama cinta... Ketika virus-virusnya telah meracuni dan menyebar kesuluruh jiwa.. Maka “antibodi” bernama akal sehat telah terkalahkan begitu saja... Segala cara dan upaya dilakukan untuk menunjukkan kepada sang pujaan hati.. Bahwa “inilah cinta..”
Cinta yang di anugrahkan oleh Rabb kita.. cinta yang indah.. cinta yang tulus.. cinta yang tidak akan lengkang oleh waktu... ya karena cinta memang yang begitu ‘sempurna’.....”
|
|
Last Updated ( Sunday, 01 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Andita SB
|
|
Monday, 19 May 2008 |
|
“Jatuh cinta ala Ikhwah? Gak salah tuh? Kok ihwah bisa jatuh cinta? Maksudnya gimana nih?” Mungkin itulah beberapa pertanyaan dan juga masih banyak pertanyaan lainnya yang bakal muncul di kepala teman-teman semua ketika membaca judul di atas. Bukan ingin cari sensasi atau bahkan menghakimi, tapi tulisan ini lahir semata-mata karena keprihatinan saya terhadap fenomena jatuh cinta antar ikhwan dan akhwat yang cenderung sudah keluar dari koridor syari’at. Ya…, inilah fenomena yang akhir-akhir ini semakin vulgar muncul ke permukaan. Sungguh sesuatu yang sebenarnya wajar, namun ternyata lebih sering disalahimplementasikan sehingga mengakibatkan degradasi akhlaq, bahkan degradasi iman…!!! Na’udzubillaah.
|
|
Last Updated ( Thursday, 22 May 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
|