Sobat Muda

NOTE: To use the advanced features of this site you need javascript turned on.

Home arrow Aqidah

Pengumuman

  • Diperbolehkan bagi temen-temen untuk mengutip seluruh isi artikel di dalam situs ini untuk tujuan kebaikan dan WAJIB untuk mencantumkan NAMA PENULIS dan SUMBERNYA.
  • Bagi yang mengisi comment ataupun guestbook, diharuskan mencantumkan nama dan identitas. Jika tidak maka comment kamu akan saya delete tanpa konfirmasi.
  • Bagi yang mengisi comment ataupun guestbook, cukup mengisi sekali saja. Karena setiap comment harus dimoderasi, jadi nggak ditampilkan terlebih dahulu.
  • Buat teman-teman yang ingin buat blog sendiri, kami juga menawarkan Hosting Gratis. So, buat yang pengen apply, silahkan pelajari lebih lanjut dengan membuka menu : Hosting Gratis pada menu di atas/

Mutiara 'Ilmu

Syumaith berkata: "Seburuk-buruk hamba adalah hamba yang diciptakan untuk beribadah, lalu syahwatnya menghalanginya untuk beribadah. Seburuk-buruk hamba adalah hamba yang diciptakan untuk masa depan, lalu masa kininya menghalanginya untuk mencapai masa depan. Akibatnya masa kininya lenyap dan ia sengsara di masa depannya." (Hilyatul Auliyaa 3/129)
 
Aqidah
Air Zam – Zam yang Kunjung Datang PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Written by Didit Fitriawan   
Sunday, 01 November 2009

 


 

Bulan Dzulhijjah akan segera tiba. Semua dari kita mungkin telah banyak tahu, bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam telah bersabda (yang artinya): “Dua bulan untuk berhari raya tidak berkurang keduanya, Ramadhan dan Dzulhijjah.” (HR Muslim, no. 1089).

Kerapkali kita saksikan bahwa di bulan inilah masyarakat islam di seluruh penjuru dunia akan melakukan ibadah haji guna menyempurnakan rukun islam (bagi yang mampu). Karena telah datang dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,“Agama Islam dibangun di atas lima perkara; bersyahadat bahwasanya tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah dan Nabi Muhammad itu utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, shaum di bulan Ramadhan, dan berhaji ke Baitullah.” (HR. Al-Bukhari no. 8 dan Muslim no.16) Tak terkecuali bagi kaum muslimin yang di Indonesia, bahkan mungkin salah satu di antaranya adalah ayah bunda kita.

Last Updated ( Monday, 02 November 2009 )
Read more...
 
Sakit? Jangan Ke Poliklenik! PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Written by Rizki Aji   
Friday, 29 August 2008
Siapapun pasti pernah merasakan sakit dalam hidupnya, jangankan yang hanya manusia biasa, seorang Nabi saja bisa merasakan sakit. Jadi musykil bila ada orang mengaku sakti tapi pernah sakit. Sebab permainan kata antara sakti dan sakit sangat erat di negari tercinta ini.

Sakit adalah ujian dari Allah Ta’ala kepada setiap orang, tidaklah ia miskin atau kaya, pria atau wanita, muda atau tua, pegawai ataukah pengangguran, amatiran ataukah profesional, dan berbagai macam perbandingan lainnya pasti merasakan sakit. Bohong pokoknya kalo ada orang ngaku gak pernah sakit. Sakit itu terbagi sama sebagaimana sehat, ada yang disebut sakit jasmani, rohani, bahkan perpaduan diantara keduanya.
Last Updated ( Saturday, 08 November 2008 )
Read more...
 
Mendongkrak Popularitas, Amal pun Layu PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Written by Andita SB   
Tuesday, 22 April 2008
 
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir baik harta mereka maupun anak-anak mereka, sekali-kali tidak dapat menolak adzab Allah dari mereka sedikitpun. Dan mereka adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.” (QS. ali-Imran : 116 – 117)

Last Updated ( Wednesday, 23 April 2008 )
Read more...
 
Dajjal, Sekadar Simbol atau Fakta PDF Print E-mail
User Rating: / 1
Written by Andita SB   
Wednesday, 26 March 2008
 
Seorang khatib Jum’at di sebuah masjid dengan lantang mengatakan, sebuah negara di benua Amerika sebagai dajjal. Dajjal itu symbol kezhaliman katanya berapi-api “membakar” jama’ah. Mayoritas jama’ah pun mengangguk sebagai tanda persetujuan atas pernyataan khatib yang sangat agitatif itu. Sedikit sekali, bahkan hanya dalam hitungan jari, jama’ah yang menggelengkan kepala.

Pendapat senada tentang simbolisasi Dajjal dengan kezhaliman, kerusakan dan sebagainya memang sangat santer terdengar di belahan bumi nusantara. Seorang profesor dari sebuah perguruan tinggi pun dengan lantang mengamini pendapat tersebut.

Last Updated ( Thursday, 12 June 2008 )
Read more...