|
Cinta, Makna dan Defenisinya |
|
Written by Andita SB
|
|
Wednesday, 26 March 2008 |
|
Cinta itu misteri, tidak ada kata-kata yang bisa mewakili kedalamannya. Cinta adalah sebuah semudera yang kedalamannya tak terukur. Cinta tak dapat ditemukan dalam belajar dan ilmu pengetahuan, buku-buku dan lembaran-lembaran halaman. Apa yang dikatakan orang tentang cinta adalah kulitnya. Intisari cinta adalah misteri yang tak dapat kau singkap!! Cinta!! Kata yang satu ini sungguh unik, misterius dan ibarat adat dalam budaya Minangkabau, “Tidak lekang karena panas, tidak lapuk karena hujan”, di mana-mana dan kapan saja, selalu muncul dengan dimensi yang “dianggap”selalu berbeda-beda. Karena alasan cinta juga, Adam pernah memperturutkan kehendak Hawa, untuk mendekati si pohon terlarang. Akibatnya, keduanya tercampak dari surga yang tinggi, harus hidup menetap di bumi manusia. Di berbagai belahan dunia yang berbeda-beda, cinta pernah melahirkan Romeo dan Juliet ala William Shakspeare, pernah membentuk wujud Rama dan Sinta dalam dunia wayang, pernah mencuatkan kisah Laila dan Majnun, pernah menitis dalam banyak lakon-lakon di dunia layar lebar atau sinetron televisi. Di luar soal benar tidaknya sudut pandang cinta yang mereka gombar-gmborkan itu, cinta laris dijajakan banyak pihak. Para manager bisnis perfilman, para event organiser, para penerbit, produser dan kalangan pebisnis lainnya, seringkali memanfaatkan tema “cinta”, untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 23 April 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Andita SB
|
|
Wednesday, 26 March 2008 |
|
Tabah, bijak, dan lurus pemikirannya. Semua orang bahkan memuji keindahan akhlaqnya. Siapa dia?
Beliau adalah Rumaisha’ Ummu Sulaim binti Malhan yang terkenal dengan panggilan Ummu Sulaim, ibunda Anas bin Malik. Sebagai seorang istri dari Malik bin Nadhar, beliau memiliki sifat keibuan di samping cantik.
Ketika cahaya kenabian mulai terbit dan dakwah tauhid mulai muncul sehingga menyebabkan orang-orang yang berakal sehat dan memiliki fitrah yang lurus untuk bersegera masuk Islam. Sebagai salah satu golongan yang pertama masuk Islam dari golongan Anshar, ia tak mempedulikan segala kemungkinan yang akan menimpanya di tengah masyarakat jahiliyyah penyembah berhala yang telah beliau buang tanpa ragu.
|
|
Last Updated ( Thursday, 12 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Andita SB
|
|
Wednesday, 26 March 2008 |
|
Ada pesan singkat melalui telepon seluler dari seorang istri untuk suaminya tercinta, “Say…, sebenarnya anak kita yang satu itu memang wataknya keras tapi hatinya selembut sutra.”
Sebelumnya, sang anak menangis tersedu-sedu ketika namanya tak disebut sama sekali dalam pesan singkat dari sang ayah, beda dengan saudaranya yang lain, disebut satu persatu. Ada apa gerangan? Ternyata, sang anak merasa diperlakukan tidak adil dengan saudaranya yang lain. Sang ayah, versi si anak lebih care dengan saudaranya yang lain ketimbang dirinya.
|
|
Last Updated ( Thursday, 12 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 11 Next > End >>
|
| Results 81 - 86 of 86 |