|
Keutamaan Menjenguk Orang Sakit |
|
Written by Andita SB
|
|
Tuesday, 25 March 2008 |
|
· Tanya : Bagaimanakah pentunjuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam perihal mengunjungi orang sakit? · Jawab : Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sangat rajin menjenguk orang sakit. Disebutkan dalam kitab Musnad Ahmad dan Sunan Ibnu Majah dengan sanad yang kuat, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Jika seseorang mengunjungi saudaranya sesama muslim, (seolah-olah) ia berjalan di taman jannah hingga ia duduk. Jika ia sudah duduk, rahmat Allah akan menaungi dirinya. Jika ia melakukannya pagi hari, maka tujuh puluh ribu malaikat akan berdo’a baginya hingga sore hari. Dan jika ia melakukannya pada sore hari, niscaya tujuh puluh ribu malaikat akan berdo’a baginya hingga pagi hari.”
|
|
Last Updated ( Thursday, 03 April 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Esok, Keadaan Kita Lebih Bahagia |
|
Written by Andita SB
|
|
Thursday, 27 March 2008 |
|
Terkadang berbagai peristiwa pahit dalam hidup meninggalkan bekas kegetiran yang mendalam, hingga seakan-akan menembus ruas-ruas tulang rusuk. Akibatnya segala harapan dan cita berubah menjadi mata air yang kering tak mampu menyiram jiwa dengan berbagai inspirasi dan semangat berkreasi, apalagi harus membersihkan luka yang teramat pahit itu. Semua yang kita rasakan ibarat angina yang kering pula, tidak memberi kepada kita kecuali sekadar tiupan angin yang dingin, kaku disertai debu. Dan kata-kata bagaikan pisau meskipun seandainya tidak membunuh, tetapi ia menakutkan, lalu apakah karenanya kita membuka diri untuk setiap penghina dan pencela?
Bersikap ridha kepada al-Qadar merupakan rukun dari beberapa rukun yang tegak berdiri di atas keimanan kita kepada Allah, dan ia pun merupakan suatu sikap yang harus ada pada saat terjadinya taqdir baik dan buruk, maka sesungguhnya bersikap sabar itu adalah wajib dan lebih dituntut lagi setelah datangnya ketentuan taqdir tersebut.
|
|
Last Updated ( Thursday, 12 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Dajjal, Sekadar Simbol atau Fakta |
|
Written by Andita SB
|
|
Wednesday, 26 March 2008 |
|
Seorang khatib Jum’at di sebuah masjid dengan lantang mengatakan, sebuah negara di benua Amerika sebagai dajjal. Dajjal itu symbol kezhaliman katanya berapi-api “membakar” jama’ah. Mayoritas jama’ah pun mengangguk sebagai tanda persetujuan atas pernyataan khatib yang sangat agitatif itu. Sedikit sekali, bahkan hanya dalam hitungan jari, jama’ah yang menggelengkan kepala.
Pendapat senada tentang simbolisasi Dajjal dengan kezhaliman, kerusakan dan sebagainya memang sangat santer terdengar di belahan bumi nusantara. Seorang profesor dari sebuah perguruan tinggi pun dengan lantang mengamini pendapat tersebut.
|
|
Last Updated ( Thursday, 12 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 77 - 84 of 86 |