|
Written by Andita SB
|
|
Wednesday, 23 April 2008 |
|
“Siapa sih yang nggak mau nikah. Semua pasti mau. Tapi…, saya belum siap tuh…” Kalimat itu perlahan meluncur dari mulut Ahmad (28, bukan nama sebenarnya), ketika seorang teman menyuruhnya untuk segera menikah. Kebetulan, di antara teman sepermainannya, hanya Ahmad yang belum mengakhiri masa lajangnya. Bahkan, ada di antara temannya yang sudah memiliki tiga orang anak.
Alasan Ahmad, standar. Belum punya (maisyah) penghasilan… Sebuah ketakutan yang menurutnya sangat beralasan. “Tenang aja, jodoh nggak akan ke mana-mana,” katanya sambil tersenyum kecut.
|
|
Last Updated ( Thursday, 12 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Andita SB
|
|
Wednesday, 23 April 2008 |
|
Kucintai engkau dengan tanpa keraguan di dalamnya Padahal kebanyakan cinta hanyalah fatamorgana Ingin kukatakan padamu dengan jelas dan tulus Cintaku padamu terukir nyata dan halus
Jika dalam jiwaku tertanam kebencian Kan kucabik seluruh tabir penutupnya dan kubuang Sungguh! Tak ada yang kuingin darimu selain cinta Sungguh! Tak ada yang kuucapkan padamu kecuali cinta
Saat kutenggelam dalam semudera cinta Hamparan bumi seolah kering binasa Manusia seumpama buih-buih di lautan Penghuni mayapada seumpama debu beterbangan
|
|
Last Updated ( Wednesday, 23 April 2008 )
|
|
|
Written by Andita SB
|
|
Wednesday, 23 April 2008 |
|

akulah si telaga: berlayarlah di atasnya; berlayarlah menyibakkan riak-riak kecil yang menggerakkan bunga-bunga padma; berlayarlah sambil memandang harumnya cahaya; sesampai di seberang sana, tinggalkan begitu saja -- perahumu biar aku yang menjaganya karya : Sapardi Djoko Damono Perahu Kertas, Kumpulan Sajak, 1982
|
|
Last Updated ( Wednesday, 23 April 2008 )
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 41 - 48 of 86 |